SMAN 1 Gondang Mojokerto

Mukhammad Kholiq mengirimkan sesuatu di Komunitas Alumni Fisika Unesa

berriesGURU DAN SISWA DALAM ORIENTASI. Istilah pengajaran, proses belajar mengajar, dan pembelajaran mempunyai makna yang berbeda. Pengajaran lebih menekankan pada kegiatan guru, proses belajar mengajar memandang kegiatan guru dan siswa secara seimbang, sedangkan pembelajaran lebih menekankan pada kegiatan dan keaktifan siswa. Kalau kegiatan guru mendominasi seluruh proses lebih cocok disebut pengajaran, sedangkan bila kegiatan siswa yang mendominasi seluruh proses lebih sesuai disebut pembelajaran. Perbedaan makna ini penting sekali untuk diketahui semua pihak terutama kalangan guru. Pendekatan keterampilan proses mengubah orientasi dari pengajaran menjadi proses belajar mengajar. Perubahan orientasi ini tidaklah mulus dimana salah seorang nara sumber mengungkapkan istilah ‘kegiatan belajar mengajar’ langsung mendapat protes dari kalangan orang-orang tua selaku pengurus yayasan pendidikan dalam sebuah pertemuan tertentu semacam penataran. Di antara mereka memprotes, “Di sekolah kami tidak ada kegiatan belajar mengajar. Karena, guru-guru kami lulusan LPTK dan benar-benar sudah bisa mengajar bahkan kawa’an mengajar sehingga tidak ada guru-guru kami yang belajar mengajar”, dengan lantangnya. Terhadap protes seperti ini, nara sumber pun memberikan penjelasan makna proses/kegiatan belajar mengajar sebagaimana uraian di atas. “Oh…ala… begitu toh pengertiannya. Kalau begitu ya setiap hari ada kegiatan belajar mengajar. Makanya sebelum memasuki meteri lebih lanjut terlebih dahulu berilah kita pengertian yang pas”, gumam mereka sambil manggut-manggut sebagai tanda mengerti. Pendekatan keterampilan proses yang simpelnya adalah pendekatan proses’ ketika diberlakukannya Kurikulum 1975 dan saat itu diperkenalkan apa yang disebut dengan sistem CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif). Berbagai penataran tentang pendekatan proses dan sistem CBSA dilakukan. Sanggar PKG dibentuk dan didirikan. Lalu muncullah karang-karang buku mata pelajaran dengan label CBSA. Kalau tak mau dibilang gagal, maka CBSA belum dilaksanakan secara optimal. Rupa-rupanya kebaikan dan keunggulan CBSA dan pendekatan proses belum mampu memacu guru untuk melaksanakan. Kalau tidak semua, sebagian besar guru sepulang dari penataran tetap berorientasi pada pengajaran, yaitu informasi verbalitas dengan metode ceramah. Tetapi perlu disadari bahwa sesungguhnya pendekatan proses dan CBSA, diharapkan dalam kegiatan belajar mengajar berpusat pada peserta didik (student center). Konsekuensi student center, orientasinya berubah dari proses belajar mengajar menjadi pembelajaran. Orientasi ini diharapkan pendidik tidak mengajar melainkan sebagai fasilitator untuk memfasilitasi peserta didik yang sedang belajar. Dengan tetap pada student center sementara pendekatan dirubah atau dikembangkan, semula pendekatan proses berubah menjadi pendekatan PAIKEM, CTL, dan sekarang dalam kurukulum 2013 menggunakan 'Pendekatan Ilmiah' dalam pembelajaran pada semua mata pelajaran terutama ranah kompetensi pengetahuan. Saat ini pun banyak guru dan pengawas sekolah didiklat tentang kurikulum 2013. Di antaranya ada sudah yang sudah pulang ke sekolah masing-masing. Tapi, lagi-lagi guru masih berorientasi pada pengajaran walaupun segala perangkat administrasi tertulis 'pembelajaran'.

PENDEKATAN PEMBELAJARAN DISESUAIKAN DENGAN ZAMANNYA

berries “Didiklah anak-anakmu karena mereka dijadikan manusia untuk menghadapi zaman yang bukan dari zamanmu.”, kata Nabi Muhammad Saw. Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu sendiri melainkan peserta didik anaknya zaman, yaitu zaman mereka sendiri. Mengenai pendidikan sangat berkaitan dengan zaman mereka hidup. Mereka punya cita-cita dan harapan. Oleh karena itu tugas pendidikan adalah mempersiapkan peserta didik untuk dapat hidup pada zamannya, tapi bukan zaman saat ini melainkan zaman yang akan datang. Anggap saja zaman yang akan datang adalah zaman yang pasang surut tak menentu yaitu zaman setiap orang harus mengerahkan seluruh potensi pikiran dan hati mereka sepenuhnya dan bertindak berdasarkan krativitas yang penuh kesadaran. Bukannya menghasilkan manusia ‘foto copy’ atau ‘copas’ seperti zaman ini melainkan mulai saat ini harus menghasilkan manusia ‘orsinil’ yang dapat mengerahkan sepenuhnya energi mereka yang potensial dan menjajikan. Inti pendidikan ialah pembelajaran. Terhadap tuntutan seperti di atas perlu perubahan pendekatan dalam pembelajaran. Perubahan itu bukan bersifat kosmetik melaikan sistemis, bukan mekanistis melainkan organis. Metode-metode pembelajaran kovensional cenderung menyerupai bentuk dan gaya industry: mekanisasi, standarisasi, kontrol luar, fragmentasi, satu ukuran untuk semua, pengondisian behavioristis, dan tekanan pada format “Aku bicara kau mendengarkan, atau dengarkan saya kalau saya sedang bicara.” sebaiknya dikurangi bilamana perlu ditinggalkan saja. Mulai saat ini, pendekatan pembelajaran bukan hanya untuk mempersiapakn pekerja industri atau institusi pemerintah yang pasif dan patuh melainkan pekerja berkualitas yang senantiasa menyerap dan menyesuaikan diri dengan informasi-informasi baru. Pendekatan pembelajaran yang demikian ini sebaiknya menyulut sepenuhnya kekuatan mental untuk berfikir, memecahkan masalah, melakukan pembaruan, belajar dan belajar. Proses pembelajarannya ditandai dengan keterlibatan penuh peserta didik dalam kooperatif berbagai tipe, variasi dan keragaman dalam metode pembelajaran, motovasi internal dan bukan semata-mata motivasi eksternal, adanya kegembiraan dan kesenangan dalam pembelajaran, dan integrasi belajar yang lebih menyeluruh dalam segenap kehidupan nyata. Kelangsungan hidup di zaman sekarang dan yang akan datang bergantung dari kemampuan mereka belajar, yaitu mempelajari cara berfikir, bertanya, menggali, mencipta dan senantiasa berkembang terus. Jika pendidik mampu membangkitkan segala potensi peserta didik dan membantu untuk mengembangkan segala potensi itu, maka akan melahirkan generasi yang berkualitas, insya Allah.

Lokasi:

Lihat Peta Lebih Besar

Berita


19 Oktober 2013: Kepada Yth Bapak Ibu PTK di SMAN 1 Gondang Mojokerto kami informasikan bahwa contoh model RAPOR Kurikulum 2013 dapat dipelajari dan digunakan untuk berdiskusi tentang cara pengisian dan lain sebagainya, silahkan akses disini.  Sedangkan model penilaian untuk kurikulum 2013 dapat diakses di sini.

30 Agustus 2013: Kepada Yth Bapak Ibu PTK di SMAN 1 Gondang Mojokerto kami informasikan bahwa Peraturan Menteri tentang Implementasi Kurikulum 2013 dapat diakses disini. Pedoman Penyusunan dan Pengelolaan  KTSP 2013 dapat anda akses di sini.  Pedoman Kegiatan Ekstrakurikuler 2013 dapat diakses di siniPedoman umum Pembelajaran Kurikulum 2013 dapat diakses di sini.

17 Agustus 2013:
Kepada Yth Bapak Ibu PTK di SMAN 1 Gondang Mojokerto maupun di Jawa Timur pada umumnya diharapkan segera membaca dan memahami tentang PLPG 2013 di laman resmi : http://sg.unesa.ac.id/tahap/index.
Download File RAR di sini. Download Pengantar PDF di sini, download file Excel di siniLihat Semuanya di sini.

25 Juni 2013:
Kepada Yth Bapak Ibu PTK di SMAN 1 Gondang Mojokerto diharapkan segera memverifikasi dan memvalidasi ulang data PTK tahun 2013 pada bulan Juni 2013(perhatikan LINK di sebelah kiri halaman ini.

19 Juni 2013:
Blangko Ijazah baru diterima sekolah dari Dinas Pendidikan Kab. Mojokerto pada hari Rabu 19 Juni 2014, beberapa hari lagi (Senin, 25 Juni 2013) siswa yang LULUS dapat cap 3 jari dan tandatangan di ijazah.

14 Juni 2013:
Pemerintah telah mengeluarkan PP Nomor 32 Tahun 2013 tentang perubahan PP Nomor 19 Tahun 2005 yang menjadi payung hukum pelaksanaan SKS di tingkat SMA. Silahkan download dan baca agar masing-masing dari kita bisa menentukan sikap.

Pada tahun pelajaran 2013-2014 menerima peserta didik baru dengan pagu 6 rombel dengan jumlah siswa setiap rombelnya 36 siswa.

Cara mendaftarkan diri menjadi siswa SMAN 1 Gondang cukup mudah, yaitu dengan cara membeli Formulir Pendaftaran, kemudian mengisi dengan lengkap termasuk tandatangan Orangtua serta persyaratan yang harus dipenuhi, kemudian mendaftarkan diri kepada Panitia, sampai anda mendapatkan bukti pendaftaran yang telah ditandatangani oleh Panitia, dan selanjutnya tinggal memantau melalui situs ini sampai pada hari pengumuman penerimaan peserta didik baru sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.



Purnawidya 2013
.

Bagi alumni yang menginginkan download foto purnawidya dapat mengunduh foto-foto tersebut.